Monitoring Eksekusi Rumpun Bambu Longsor Dampak Hujan Deras dan Angin Puting Beliung di Dk. Kaliture Desa Nengahan Kecamatan Bayat
Pemerintah Kecamatan Bayat melaksanakan kegiatan monitoring eksekusi rumpun bambu longsor yang terjadi akibat hujan deras disertai angin puting beliung di Dukuh Kaliture, Desa Nengahan, Kecamatan Bayat, pada Kamis, 25 Januari 2026.
Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai tindak lanjut penanganan bencana alam yang berpotensi membahayakan keselamatan warga serta mengganggu lingkungan sekitar. Monitoring dilaksanakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Bayat, Koramil Bayat, relawan Tim Reaksi Cepat (TRC), serta melibatkan partisipasi aktif warga masyarakat Desa Nengahan.
Rumpun bambu yang mengalami longsor diketahui terdampak kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin puting beliung, sehingga perlu dilakukan eksekusi dan penanganan secara terpadu guna mencegah terjadinya longsor susulan serta risiko yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan lokasi, pengawasan proses eksekusi rumpun bambu, serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Seluruh unsur yang terlibat bersinergi dalam upaya mitigasi bencana dan perlindungan terhadap keselamatan warga.
Pemerintah Kecamatan Bayat mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh pihak, termasuk warga masyarakat Desa Nengahan, yang turut berperan aktif dalam kegiatan penanganan pascabencana. Diharapkan melalui monitoring dan eksekusi ini, potensi risiko bencana dapat diminimalisir serta lingkungan kembali aman dan kondusif.


What's Your Reaction?




